Surabaya dan Kehidupan Sederhana SAHRULSAHRUL menjalani hari-harinya di Surabaya dengan penuh tekanan hidup.Ia hidup sederhana bersama ibunya dan adiknya di rumah kontrakan kecil.Pekerjaan mengangkat karung di pasar menjadi rutinitasnya.Ketika malam tiba, SAHRUL sering termenung sendirian.Ia khawatir masa depannya akan tetap gelap.Nasihat Sang Ibu